Selasa, 07 Juni 2011

One Session In Kolongan Beach



Dalam hati "beruntung juga diminta tolong jadi driver oleh teman pada weekend kali ini". Selain menuangkan hobby traveling, tentu saja dapat bersenang-senang jalan-jalan gratis dan ketemu temen-temen baru yang menyenangkan.

Sabtu pagi (22/05/2011), salah seorang teman memintaku untuk mencarikan sebuah mobil rental yang biasa menjadi langganan kantorku untuk dipakai acara refresing oleh Galilea Youth dari Gereja Baptis Manado dimana temanku bergereja disana.

Tujuan kali ini adalah menyusur Tondano Pantai, yang sebelumnya belum pernah aku lewati. Dari kota Manado ditempuh kurang lebih 1.5 jam, melewati Minahasa Utara, tembus ke Kauditan dan mengarah ke Kema. Dari Kema tersebut sudah terlihat hamparan pasir putih, dan beberapa sudut-sudut pantai yang sudah biasa disambangi oleh pengunjung. Namun salah seorang teman yang sebelumnya pernah berkunjung kepantai ini, menunjukkan lokasi favoritnya. Yaitu menuju salah satu gang sempit di sebuah perkampungan pesisir pantai, dengan rumah-rumah yang masih sangat sederhana. Inilah kampung Kolongan yang masuk dalam Kecamatan Kombi Kab. Minahasa. Orang-orang menyebutnya ini masuk sebagai Tondano Pantai.

Sepasang suami istri tua menyambut kami dengan senyum, dengan beberapa giginya yang sudah mulai ompong saat kami memarkir mobil di depan rumahnya. Dan kami pun berjalan, tak jauh dari perkampungan itu menuju ke arah pantai. Deburan ombak dan pasirnya yang lembut, segera mengundang kami untuk bergegas melakukan ritual pemandian sambil berjemur dibawah teriknya matahari. Tak ayal, sepulang dari sana kulit terasa terbakar, hingga mengkelupas di bagian punggung. Namun nampaknya kepuasan dan kehebohan bersama Galelia Youth cukup luar biasa.

Sesi pemotretan dengan berbagai jurus maut bak bintang kungfu pun menjadi eksperimen kami. Dan inilah hasil kehebohan mereka....


















Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...